Lantas pelaku pun mengatakan, “Ayo-ayo kau kubawa ke kantor”, korban ketakutan dan langsung berdiri.
Kemudian pelaku mendekati korban dan memegang pinggulnya serta meraba-raba buah dadanya. Saat itu korban berontak dan berkata,”Jangan gitulah pak dan dijwab pelaku dengan berkata diam kau”.
Korban pun berusaha untuk menghindar dan berlari, namun seketika itu juga pelaku menangkap kerah baju bagian belakang korban sehingga korban tidak bisa melarikan diri.
Selanjutnya, pelaku memeluk tubuh korban dengan erat hingga korban tidak berdaya, walaupun saat itu korban berteriak meminta tolong kepada kakaknya, namun pelaku tetap mengancam korban akan membawa nya ke kantor.
Kemudian pelaku membungkukkan tubuh korban tanpa melepas pelukannya dan melakukan aksi bejatnya sampai orgasme (klimaks) didalam kemaluan korban. Usai melakukan aksinya, pelaku memakai celana dan saat itu korban sempat melihat dan mengenali wajah pelaku.
Di perempatan jalan, pelaku bertemu dengan saksi bernama Jumini yang merupakan kakak korban dan sempat berdialog.




