Upaya pencarian sempat dihentikan karena sudah tengah malam, ditambah dengan kondisi cuaca yang mulai turun hujan. Jadi tim sepakat kembali melanjutkan besok paginya.
Tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan dibantu warga dan keluarga. Bahkan, warga juga mengundang dua pawang buaya yang berasal dari Pemulutan Ogan Ilir dan Langkan Banyuasin.
Sekitar pukul 11.00 WIB, korban Jono ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Saat diangkat, kondisinya sudah tercabik-cabik dan kepala korban hancur diduga karena buaya yang menyambarnya.
“Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dimasukan ke kantong mayat. Karena kondisi mayat yang sudah tercabik-cabik dan kepala tidak utuh lagi,” katanya. (Red/int)




