Sementara rumah milik tetangganya di sisi kiri maupun kanan, tertimbun lahar sekitar 2 hingga 4 meter dan porak poranda.
Mbah Roh juga tidak mengira bila rumahnya tetap berdiri kokoh saat material vulkanik Gunung Semeru menghempas Dusun Kampung Renteng.
Ternyata, tidak ada ilmu apapun yang didalaminya. Selama ini, pria dikenal ramah dan taat ibadah itu hanya melakoni empat amalan setiap harinya dan dikenal ringan tangan.
“Saya kerap baca surat Yasin 3 kali tiap habis maghrib dan 21 kali surat Al Ikhlas, salat lima waktu dijalankan,” akunya.
Dia pun tidak lupa berbagi dengan tetangga tanpa mengharap imbalan. Kalau ada rezeki, dia selalu memberikannya serta menganggap tetangga sebagai keluarga sendiri
Tidak tertimbunnya kediaman Mbah Roh, juga sempat menghebohkan jagad maya. Amalan lainnya juga selalu mengutamakan salat lima waktu.
Selain salat, Mbah Roh juga menyebut sedekah dan berhubungan baik dengan tetangga adalah amalan yang kerap ia lakukan.
Diungkapnya, jika bersedekah untuk orang lain, maka sebaiknya tidak diingat atau diungkit. Selanjutnya, amalan keempat yang sering dilakukan Mbah Roh adalah mengaji.




