Dirinya mengatakan benda tersebut merupakan mesin pengolahan emas pada zaman moterado mas mining yang ditutup pemerintah melalui Departemen ESDM pada 14 Maret 2008 lalu.
“Secara logika jika benda tersebut merupakan bangkai kapal, apa mungkin kapal di situ. Apalagi lokasi tersebut merupakan dataran tinggi,” katanya.
Dirinya menjelaskan, tahun 2008 terdapat 111 perusahaan tambang yang diputus kontrak oleh pemerintah melalui Departemen ESDM, salah satunya moterado mas mining.
“Mungkin ini salah satu alat penambang emas yang ditinggal perusahaan tersebut, bukan bangkai kapal,” terangnya. (Miz)




