“Keindahan alam bumi sakti alam dan kekayaan khasanah budaya sangat mendukung pariwisata Kerinci dan menjadi keunikan tersendiri yang memberikan manfaat ekonomi sangat besar kepada masyarakat Kerinci,” terangnya.
Festival sambung Al Haris, dipadukan dengan budaya lokal sehingga ada terciptanya keindahan. Event tidaklah indah tanpa budaya dan ke depan bagaimana meramunya untuk diperdalam event-event budaya.
Untuk itu diperlukan inovasi baru. Tahun depan pihak Pemprov Jambi akan berkolaborasi dengan Pemkab Kerinci dalam agenda festival yang akan datang serta mendukung dalam pengembangan menjadi destinasi wisata unggulan.
Meski dengan keterbatasan anggaran, Pemprov Jambi mengupayakan peningkatan akses ke Kerinci, terutama infrastruktur jalan merupakan keharusan dalam pengembangan wisata dan aktivitas perekonomian.
Pasca festival yang telah kembali dimulai itu, Al Haris ingin masyarakat betul-betul menjaga prokes agar pandemi tidak menyebar sehingga menumbuhkan sektor pariwisata dan berharap Kerinci paling tinggi nilai jual pertanian dan pariwisatanya.




