Polisi juga masih harus mendalami kasus tersebut, sehingga masih akan melakukan pemeriksaan saksi-saksi lainnya.
Jenazah MM juga masih akan diotopsi oleh dokter ahli forensik dari Biddokes Polda NTT yang akan tiba di Alor, Rabu (27/10). Sampai saat ini jenazah belum diserahkan kepada keluarga.
Otopsi yang akan dilakukan untuk kepentingan penyidikan. Dari hasil otopsi baru akan diketahui secara pasti penyebab kematian korban.
Sebelumnya, SK alias Stev seorang guru di SMP Negeri Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, NTT diduga telah melakukan penganiayaan terhadap siswanya yakni MM yang adalah siswa kelas VII.
Penganiayaan tersebut terjadi Sabtu (16/10) di ruangan kelas. SK emosi karena tugas sekolah tidak dikerjakan MM.
SK kemudian memukul bagian atas kepala dan menendang MM. Selain itu, MM bocah 13 tahun tersebut juga mendapat kekerasan dengan dipukuli menggunakan belahan bambu oleh SK.
Perbuatan SK sebagai pendidik yang menganiaya siswa hingga tewas langsung mendapat respons dari Dinas Pendidikan Kabupaten Alor.




