Kadek mengatakan DI mengambil balok kayu yang berada di lokasi. DI diduga memukuli terpal yang bergerak itu.
“Setelah tersangka memukulkan balok kayu ke arah terpal yang bergerak sebanyak enam kali, dari balik terpal keluar seseorang dan langsung melarikan diri, kemudian karena terpal masih bergerak, tersangka kembali memukulkan terpal yang bergerak sebanyak empat kali sampai tidak ada pergerakan lagi lalu tersangka turun dari truk dan mengikat kembali terpal truk yang terbuka,” ujarnya.
Warga kemudian datang menghampiri tersangka. Warga mengecek bak truk itu dan melihat ada seseorang yang sudah tidak bergerak.
“Setelah itu warga datang menghampiri tersangka dan mengecek ternyata di bawah truk terdapat korban RA sudah tidak bergerak, lalu oleh warga korban dibawa ke RS Delima Martubung dan berselang 2 jam kemudian korban dinyatakan meninggal dunia,” sebutnya.
Kadek belum menjelaskan mengapa RA berada di dalam bak truk itu. Dia mengatakan saat ini polisi fokus mengusut dugaan penganiayaan yang dilakukan DI.




