Asahan, Nusnet.news – Seorang pelajar SMA di Asahan bernama Muhammad Hilal Abrar menjadi korban kekerasan brutal yang diduga dilakukan oleh sekelompok geng motor.
Adapun, insiden ini terjadi pada Senin, (14/10) lalu saat korban tengah dalam perjalanan pulang dari sekolah. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka memar di tubuh dan trauma mendalam, hingga harus dirawat di rumah dengan peralatan medis seadanya.
Menurut penuturan orangtua korban, Mahathair, kepada wartawan, Minggu (20/10/24) anaknya tak hanya menderita luka fisik, tapi juga trauma berat.
“Anak saya dipukuli dengan kayu dan benda lain oleh mereka yang kami duga adalah anggota geng motor. Tangannya terkilir, pahanya memar, dan hingga kini ia masih muntah-muntah akibat pukulan di kepalanya,” ungkap Mahathair dengan nada sedih.
Kondisi korban yang tidak sadarkan diri dan mengalami muntah-muntah membuat pihak keluarga semakin khawatir akan keselamatannya. Namun, karena keterbatasan biaya, korban terpaksa dirawat di rumah tanpa perawatan medis yang memadai.




