Asahan, Nusnet,news -Kisruh adanya dugaan penggelembungan suara di PPK Kecamatan Kisaran Barat yang diduga bertujuan untuk memenangkan salah satu caleg dari Partai Demokrat untuk Dapil 1 Kisaran Barat, yang mengakibatkan Caleg lain yang partai dan Dapilnya sama, yang secara versi hitungan C1 lebih unggul dan memperoleh suara tertinggi menjadi dirugikan.
Atas dugaan penggelembungan suara di PPK Kisaran Barat, Andrean Zovy Desfawah Harahap yang merupakan Caleg nomor urut 5 dari Partai Demokrat untuk Dapil 1 Asahan, kepada wartawan mengaku sangat Kecewa dan merasa dirugikan dan meminta untuk bisa dilakukan penghitungan ulang dengan membuka kotak suara di PPK Kecamatan Kisaran Barat, namun menurut Zovy pihak PPK Kecamatan Kisaran Barat menolak.
“Pihak PPK menolak bang, dan seharusnya pihak Bawaslu bisa meminta supaya di buka kotak suara, karena kan sudah ada temuan dengan tidak cocoknya jumlah yang tercatat di C1 dengan hasil Pleno di PPK,” ungkap Zovy, Senin (26/02/2024).
Atas informasi yang di dapat, tim wartawan mencoba menghubungi Paidi selaku ketua PPK Kisaran Barat untuk mencoba melakukan konfirmasi, namun sayang dengan alasan rapat pleno Paidi tidak ada waktu untuk di konfirmasi.




