Salah seorang anggota Satgas TMMD sempat menyampaikan agar Edi dan Ibu Rosbiyah tidak perlu repot-repot menyiapkan makanan dan minuman, karena para prajurit hadir untuk membantu dan ingin keluarga tersebut dapat menikmati rumah yang lebih layak. Namun, jawaban Edi justru menghadirkan suasana haru. Dengan penuh ketulusan, ia menjelaskan bahwa hidangan tersebut merupakan bentuk rasa syukur atas rezeki dan kebahagiaan yang kini dirasakan keluarganya.
“Ah, tidak apa-apa, Pak. Ini hanya makanan dan minuman sederhana yang bisa kami berikan. Tidak seberapa dibandingkan dengan kebahagiaan kami saat ini. Bapak-bapak TNI sudah meluangkan waktu, tenaga, dan memeras keringat untuk memperbaiki rumah kami. Kami sangat berterima kasih. Ini yang bisa kami berikan sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kami,” ungkap Edi dengan tulus.
Kisah Edi Harahap dan Ibu Rosbiyah di Dusun Kandang Motor Sidorukun, Desa Aek Batu,Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, menjadi gambaran nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga tumbuh melalui ketulusan, kepedulian, dan hubungan kekeluargaan yang terjalin di lapangan. Melalui program TMMD ke-130 Kodim 0209/Labuhanbatu, rehabilitasi rumah tidak layak huni bukan sekadar menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, melainkan juga menumbuhkan harapan dan kebahagiaan. Dari sebuah rumah sederhana, Edi dan Ibu Rosbiyah mengajarkan bahwa sekecil apa pun pemberian, jika diberikan dengan keikhlasan dan rasa syukur, akan memiliki makna yang luar biasa bagi sesama. (Admin)




