Ia juga berharap perhimpunan ini mampu menjadi “rumah bersama” bagi seluruh etnis yang ada di Labuhanbatu. Dengan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan, keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan.
Selain sebagai sarana pelestarian tradisi, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu berkomitmen penuh mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya lokal. Langkah ini diharapkan dapat menjadi daya tarik pariwisata yang mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.
“Budaya kita bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan energi hidup yang harus terus kita rawat dan hidupkan,” tegasnya.
Di hadapan para tokoh masyarakat, tokoh adat, serta generasi muda yang hadir, Bupati memberikan pesan agar pemuda Labuhanbatu menjadi pelopor pelestarian budaya. “Jadilah pelopor dan pelestari budaya kita. Banggalah dengan akar tradisimu sendiri,” pesannya.
Malam pagelaran seni menampilkan berbagai pertunjukan memukau dari para pelaku seni dan anak-anak terbaik Labuhanbatu. Rangkaian pertunjukan yang memadukan kebudayaan antar-etnis berhasil menghibur dan menyedot perhatian ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.




