Dalam pidato Bupati, dr. Maya Hasmita Sp.OG. MKM, yang dibacakan Pj. Sekda mengingatkan para peserta apel yang terdiri dari Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, hingga pejabat administrator dan fungsional, bahwa luka akibat kekerasan tidak hanya membekas secara fisik, tetapi juga merusak masa depan anak.
“Ketika seorang anak mengalami kekerasan, trauma masa kecil dapat menjadi bayang-bayang gelap yang merusak mental, menurunkan rasa percaya diri, bahkan berpotensi membentuk mereka menjadi pelaku kekerasan di masa depan. Kita harus memutus mata rantai ini sekarang juga,” tegasnya.
Selain kekerasan fisik dan verbal di lingkungan nyata, Pj. Sekda juga menyoroti ancaman baru di era digital, seperti cyber-bullying dan eksploitasi anak secara daring (online) yang kian mengintai.
Untuk menanggulangi permasalahan tersebut, Pj. Sekda Labuhanbatu mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk menerapkan tiga langkah konkret, Jadikan Rumah Sebagai ‘Istana Nyaman’, Peka dan Peduli Lingkungan Sekitar dan Mendampingi Anak di Dunia Digital.




