Dalam pertemuan tersebut, seluruh OKP dan ormas yang hadir juga menyatakan komitmen bersama mendorong Pematangsiantar menjadi kota toleransi nomor satu di Indonesia.
Organisasi yang hadir antara lain Ikatan Pemuda Karya, Pemuda Pancasila, FKPPI, GP Ansor, Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA), GMNI, GAMKI, PMKRI, Ikatan Mahasiswa Al Washliyah, Ikatan Pelajar Al Washliyah, Ikatan Mahasiswa Muslim Indonesia, Panca Marga, serta sejumlah organisasi lainnya.
Rangkaian silaturahmi kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Sitinjak. Pertemuan itu sekaligus menjadi momentum silaturahmi menjelang perpindahan tugas Sah Udur ke Kabupaten Serdang Bedagai.
Berdasarkan mutasi Polri, Sah Udur mendapat amanah sebagai Kapolres Serdang Bedagai. Sementara jabatan Kapolres Pematangsiantar selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Dhana Noer Kurniawan.
Di tengah perbedaan warna dan identitas organisasi, pertemuan itu menyisakan satu kesepahaman: menjaga kota membutuhkan ruang bersama. Ego kelompok diletakkan ke belakang, sementara toleransi, komunikasi, dan kolaborasi didorong menjadi jalan untuk merawat Pematangsiantar tetap aman dan kondusif. Ujarnya (S.Hadi P)




