Sejak peluit kick-off dibunyikan, Newsroom FC langsung tampil menekan. Mengandalkan permainan kolektif yang solid dan transisi yang terorganisir, mereka berhasil mendikte jalannya pertandingan dan meredam agresivitas lawan melalui strategi yang matang.
Kegembiraan pecah saat wasit meniup peluit panjang. Suasana haru dan bangga menyelimuti seluruh pemain serta jajaran official. Manager Tim Newsroom FC, Riduan Dalimunthe, tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya atas pencapaian ini.
“Alhamdulillah, hasil ini adalah buah dari perjuangan keras seluruh tim, baik pemain maupun official. Kami bermain dengan hati untuk membawa nama baik daerah,” ujar Riduan usai laga.
Dengan hasil ini, Newsroom FC Labuhanbatu kini menatap babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka bertekad menjaga konsistensi performa demi membawa pulang trofi tertinggi di ajang Porwasu 2026.
Selain sebagai ajang kompetisi, Porwasu sendiri tetap memegang teguh esensi utamanya, menjadi wadah silaturahmi bagi insan pers di Sumatera Utara sekaligus panggung pembuktian bahwa wartawan tidak hanya tajam dalam menulis berita, tetapi juga tangguh dalam menjunjung sportivitas olahraga.(R2)




