Ia menekankan bahwa kegiatan semacam ini adalah manifestasi nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian yang harus terus dijaga.
Lebih lanjut, Mahyaruddin Salim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat tali persaudaraan dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman Kota Tanjungbalai.
Ia menegaskan pentingnya nilai-nilai toleransi, solidaritas, dan empati sebagai fondasi untuk mewujudkan visi “Tanjungbalai EMAS” (Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera).
Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Tanjungbalai, Sunardi, menjelaskan bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari misi kemanusiaan global mereka.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada Wali Kota Tanjungbalai atas dukungannya yang tak tergantikan.
Kegiatan bakti sosial ini tidak sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga menciptakan suasana kekeluargaan dan harapan baru bagi para penerima manfaat.
Kolaborasi apik antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat ini menjadi kunci dalam membangun Kota Tanjungbalai yang lebih baik, serta menjaga sinergi positif demi membantu sesama. (Sf/red)




