Ia juga menambahkan, Integrasi Layanan Primer tidak hanya menjadi tanggung jawab dari Sektor Kesehatan, tetapi perlu melibatkan banyak pihak hingga ke tingkat Desa/Kelurahan bahkan Dusun/RW, sehingga peran serta aktif masyarakat serta Pemerintah Desa/Kelurahan sangat penting untuk mengoptimalkan implementasinya.
Diakhir sambutan, Staf Ahli Bupati mengajak seluruh peserta rapat untuk mempersiapkan dinamika kebijakan pelayanan kesehatan ke depan, sehingga dengan kesiapan yang cukup, mampu memberikan pelayanan publik terbaik dibidang kesehatan masyarakat.
Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana, Friska E Simanjuntak melaporkan bahwa kegiatan ini didukung oleh Global Fun Komponen RSSH, yang dikelola oleh Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer sebagai Sub Recipient GF-RSSH.
“Maksud dan tujuan kegiatan ini guna meningkatkan komitmen Daerah untuk melaksanakan ILP, meningkatkan koordinasi, advokasi dan komitmen lintas program dan lintas sektor, meningkatkan kerjasama serta berbagi peran dan tanggungjawab lintas sektor terkait “, ujar Friska.




