Lebih lanjut, Kejaksaan Republik Indonesia, sebagai garda terdepan yang memiliki peran penting dan vital dalam penegakan hukum harus mampu menangkap asa dan harapan masyarakat yang mendambakan pemerintahan yang bersih, hal tersebut hanya dapat dicapai melalui upaya tidak berkesudahan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas penanganan perkara, dengan bertindak secara profesional dan proporsional, serta selalu berpedoman pada asas dan ketentuan perundang-undangan.
Terakhir, Jaksa Agung R.I. dalam sambutannya, juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran Kejaksaan untuk tidak melakukan tindakan tercela maupun penyimpangan-penyimpangan, agar jaksa hadir di masyarakat sebagai teladan, serta figur yang memiliki konsistensi serta integritas yang mumpuni dalam proses pemberantasan korupsi.
“Serta, senantiasa menjaga moral, bahwa moral dengan integritas adalah dua hal yang akan selalu berjalan secara linier, apabila seorang Jaksa memiliki moralitas yang baik, niscaya Jaksa tersebut akan memiliki keteguhan untuk menjaga integritas dalam pelaksanaan tugas,” tutup Jaksa Agung, yang disampaikan Kejari Bireuen.




