Selain persoalan ekonomi, H Mukhlis yang malang melintang menakhodai Dewan Kesenian Aceh (DKA), turut memberi atensi khusus terhadap pengembangan budaya dan ragam warisan leluhur yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
Menjawab pertanyaan dari panelis tentang komitmen paslon 03, dalam menggerakkan kebudayaan sebagai identitas masyarakat dapat dimanfaatkan secara optimal, dalam kehidupan sosial dan ekonomi. H Mukhlis ST memberi tanggapan cukup brilian, sehingga cukup memuaskan audiens di arena debat, maupun pemirsa yang menyaksikan melalui siaran langsung saluran Puja TV.
“Kami akan mendorong Majelis Adat Aceh dan Dewan Kesenian Aceh, agar dapat terus meningkatkan program kerja prioritas yang menyentuh seluruh bidang kebudayaan,” jelasnya.
Selain beberapa tema tersebut, paslon 03 juga memaparkan semua program kerja yang menjadi prioritas dan diimplementasi mulai 2025 hingga 2030 mendatang, untuk mewujudkan Kabupaten Bireuen yang maju dan sejahtera.
Pantauan media ini, suasana debat terlihat berlangsung kondusif dan kubu pendukung, tampak saling menjaga rasa persaudaraan. Konon lagi, H Mukhlis sejak awal dimulainya acara turut memberi apresiasi atas kehadiran H Ruslan M Daud, selaku anggota DPR RI sekaligus Ketua Tim Pemenangan Paslon 01.




