UAS juga memberikan sejumlah masukan penting agar Pusat Tamaddun Aceh dapat menjadi sarana untuk mengembalikan kejayaan Aceh yang lebih Islami seperti masa lampau.
“Di waktu yang bersamaan, Riau juga sedang merancang konsep serupa, yaitu Pusat Tamaddun Melayu. Hal ini menjadi titik temu antara Aceh dan Riau dalam misi memperkuat syiar Islam dan melestarikan warisan sejarah masing-masing,” tambah Ustaz Riza.
Sebagai tanda dukungan, UAS tidak hanya membubuhkan tanda tangannya, tetapi juga menulis pesan khusus:
“Bismillahirrahmanirrahim. Untuk Calon Wakil Gubernur Aceh Bapak Fadhlullah SE. Kalau menghancurkan suatu bangsa, maka jauhkan dari sejarahnya. Alhamdulillah Tamaddun Aceh ini menjaga kebangsaan dan agama. Banda Aceh, 18 November 2024. Abdul Somad.”
Ustaz Riza menegaskan bahwa pesan tersebut memiliki makna simbolik yang mendalam.
Ia juga mengajak masyarakat Aceh untuk mendoakan agar Pusat Tamaddun Aceh diridhai Allah Ta’ala dan dapat terwujud melalui kepemimpinan Mualem-Dek Fadh.
“Kami berharap Pusat Tamaddun Aceh menjadi salah satu tonggak kebangkitan Aceh dalam mengintegrasikan nilai sejarah, agama, dan kemajuan,” tutupnya.(Heri)




