Dari tahun 2019 – 2024 Bupati/wakil bupati Bireuen dan Gubernur/wakil gubernur Aceh bukan dari partai aceh jadi bagaimana bisa disalahkan eks kombatan GAM khusus nya PA, dan kami pun sampai sekarang tidak menyalahkan masyarakat aceh, biarlah masyarakat aceh yang menilai nya.
Rakyat Aceh selama ini sudah memberi kesempatan kepada orang lain untuk memimpin aceh Tingkat Provinsi khususnya kabupaten Bireuen, dan itu semua kita jadikan pengalaman .

Di Pilkada 2024 ini sudah melahirkan pasangan Eks Kombatan GAM murni yang pernah bergerilya demi memperjuangkan harkat dan martabat aceh , jadi kesempatan ini jangan kita sia siakan lagi, agar marwah aceh kembali baik di tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten.
Agar suatu Daerah bisa maju dan sejahtera harus ada Pemimpin yang benar benar memahami penderitaan masyarakat Aceh dan yang bisa memahami itu semua adalah orang orang yang lahir dari Perjuangan saat Konflik Antara GAM dan Pemerintah RI Yaitu Eks GAM , yang mana sekarang GAM dan Pemerintah RI sudah mau memasuki 20 tahun berdamai .




