Selain itu, upaya mengejar angka elektoral minimum juga menjadi perhatian. Tidak boleh ada waktu kosong di tengah upaya memastikan tiket dan keputusan resmi dari partai pendukung.
“Target mengejar angka elektoral minimum juga menjadi perhatian mengingat tidak boleh ada waktu kosong di tengah upaya memastikan tiket dan keputusan resmi dari parpol pendukung,” jelas Haekal.
Basis elektoral di OKI, yang sebagian besar adalah masyarakat tradisional yang bergantung pada pertanian, menjadi perhatian khusus. Pendekatan langsung dengan mengusung jargon kesederhanaan diperkirakan akan membuka peluang baru untuk meraih dukungan elektoral.
“Kalau melihat basis elektoral OKI adalah masyarakat tradisional yang mayoritas bergantung hidup di atas sawah, sehingga rasionalisasi turun langsung dengan jargon kesederhanaan akan sangat mungkin membuka peluang mendapatkan faedah-faedah elektoral baru,” tuturnya.
Namun, Haekal juga mengingatkan bahwa proses dan tahapan menuju 27 November masih panjang, sehingga para kandidat perlu menyimpan energi politik agar stamina mereka tetap terjaga untuk menghadapi perjalanan yang masih jauh.
“Proses dan tahapan sampai 27 November masih jauh, artinya para kandidat perlu menyimpan energi politik sebab stamina politiknya harus terjaga karena rallynya masih panjang,” tutupnya.




