Kecemasan warga setelah 4 bulan lamanya belum juga terpenuhi dengan ganti rugi se utuh nya. Akhir warga memilih jalan lain yaitu menguasakan keluhan mereka kepada Aliansi Wartawan Asal Simalungun ( AWAS ) Dengan harapan tuntutan mereka dapat di terima.
Berdasarkan surat kuasa warga tersebut Aliansi Wartawan Asal Simalungun ( AWAS ) yang di ketuai oleh Anton Garingging dengan sigap menghimbau seluruh keluarga besar AWAS untuk turun investigasi kelapangan guna menguji kebenaran keterangan warga tersebut. Dan menaikkan berita dengan harapan Pemkab Simalungun dalam hal ini tanggap terkait musibah Binanga bolin.Sehingga beberapa kali terbitan berita tragedi Banjir bandang terexspos hingga viral sampai kemana , toh namun pemkab Simalungun Bungkam dan menganggap angin lalu.

Untuk itu selanjut nya pendiri AWAS Henri. dens. Simarmata SH sebagai pendiri AWAS memerintahkan supaya dibuat surat Audiensi ke Bupati Simalungun Radiapoh.h Sinaga pada tgl 23 april 2024 surat permohonan audiensi pun di antarkan tim dari AWAS ke kantor Bupati simalungun tetapi sampai hari ini sabtu (27/04/2024) tidak ada jawaban resmi dari pihak pemkab Simalungun.




