Karang Baru, Nusnet.news- Akibat intensitas Hujan yang tinggi. debit air sungai menjadi meningkat mengakibatkan 6 (Enam) Desa di wilayah hukum Polsek Bendahara terkena banjir. Rabu 27 ( 27/12/2023), pukul 07.30 WIB,
Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis SIK. MH melalui Kapolsek Bendahara Ipda Ivan Sopyan. SE saat di temui membenarkan prihal musibah banjir yang menimpa Enam desa di wilayah hukum Polsek Bendahara tersebut.
Ivan Sopyan menjelaskan bahwa berdasarkan data yang diterima dari Para Bhabinkamtibmas dapat dilihat data Desa yang terkena dampak banjir adalah sebagai berikut. :
- Desa Rantau Pakam, Kec. Benda hara
-Tinggi air di dalam rumah: 10 – 60 cm.
-Rumah tergenang: 218
-Masjid terendam: 1
-Sekolah terendam: 3 (TK, SD, SMP)
-Jalan tergenang: 2500m, ketinggian 50 – 100 cm
-Tidak ada pengungsi - Desa Teluk Halban, Kec. Bendahara
-Tinggi air: 10 – 30 cm.
-Rumah tergenang: 84
-Jalan tergenang: 1200m, ketinggian 20 – 50 cm
-Tidak ada pengungsi - Desa Teluk Kepayang, Kec. Bendahara
-Tinggi air: 40 – 60 cm.
-Rumah tergenang: 135
-Jalan tergenang: 200m, ketinggian 15 cm
-Tidak ada pengungsi - Desa Lubuk Batil, Kec. Bendahara
-Tinggi air: 30 – 50 cm.
-Rumah tergenang: 27
-Jalan tergenang: 250m, ketinggian 30 cm
-Tidak ada pengungsi - Desa Tumpuk Tengah, Kec.Benda hara
-Tinggi air: 10 – 25 cm.
-Rumah tergenang: 63
-Jalan tergenang: 100m
-Tidak ada pengungsi - Desa Lambung Blang, Kec. Benda hara
-Tinggi air: 60 cm.
-Rumah tergenang: 50
-Jalan tergenang: 50m
-Tidak ada pengungsi.
Irvan Sopyan juga menjelaskan bahwa Sampai saat ini intensitas hujan masih tinggi.wilayah Hukum Polsek Bendahara banyak desanya yang terletak di Daerah Aliran Sungai (DAS) yang selalu Rawan terkena bencana banjir.

Oleh karena hal tersebut saya selaku Kapolsek Bendahara meminta para Bhabinkamtibmas untuk terus memonitoring tentang perkembangan situasi debit Air di desa binaannya untuk dapat mengantisipasi jika terjadinya bencana banjir dan guna penanggulangan cepat terhadap korban banjir tersebut .




