
Kemudian pada siang hari usai kegiatan di Pemda, Abdurahman sempat izin pulang kerumah di Kelurahan Paku Kayuagung untuk istirahat dan makan siang, saat berada dirumah dirinya merasa tidak enak badan dan seperti merasa masuk angin, lalu meminta kepada istrinya untuk dipijit.
“Iya sepertinya tadi masuk angin, karena memang sebelumnya kondisi sehat, dan sempat dibawa ke RSUD Kayuagung, namun tidak tertolong, selanjutnya jenazah dibawa ke rumah duka Dikelurahan Paku Kecamatan Kayuagung untuk mempersiapkan rencana pemakaman.” Katanya.
Menurut rencana, sambungnya, pemakaman akan dilakukan pada esok hari, Rabu (3/5/2023), di Kayuagung dengan cara kedinasan.(M.Tahan)




