Menurut penelitian WHO pada tahun 2018, Indonesia tergolong beresiko tinggi dalam penyebaran polio. Salah satu cara yang dilakukan Indonesia dalam memerangi penyakit ini adalah dengan pemberian imunisasi anak menggunakan vaksin anak polio.
Ketua TP PKK Labuhanbatu juga menghimbau kepada seluruh massyarakat Labuhanbatu untuk menyebarluaskan informasi tentang pelaksanaan Sub Pin Polio ini, menggerakkan masyarakat yang mempunyai anak berumur 0-59 bulan untuk hadir di pos imunisasi yang telah ditetapkan di tiap-tiap desa, membantu petugas kesehatan maupun kader kesehatan dalam melaksanakan imunisasi polio dan memastikan bahwa seluruh anak usia 0-59 bulan telah mendapatkan vaksin imunisasi polio.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu, H. Kamal Ilham, S.K.M, MM, menyebutkan pelaksanaan Sub Pin Polio ini dilaksanakan sebanyak dua putaran, putaran pertama dilaksanakan pada bulan februari dan putaran kedua akan dilaksanakan pada bulan maret 2023.
Jadi setiap anak mendapatkan dua tetes folio dalam setiap putaran, pelaksanaan Sub Pin Polio periode pertama dilaksanakan selama satu minggu dimulai dari tanggal 13 sampai dengan tanggal 19 februari 2023, dan selama pelayanan seluruh pos imunisasi wajib dibuka selama jadwal tersebut.




