“Banyak senior dan tokoh yang menjadi saingan. Tapi saya optimis bisa masuk dalam bursa dan ikut pada pileg nanti,” ujar Rahmat.
Saat ditanya apa motivasinya ingin masuk ke Senayan, pria bertubuh tinggi tegap ini menjelaskan, yang paling utama adalah ingin membangun serta memperjuangkan Aspirasi Masyarakat dari Dapil Sumut II, khususnya Labuhanbatu Raya.
Dia mengakui, kalau untuk membangun daerah hanya dengan mengandalkan APBD semata, kemajuan yang diharapkan diduga sangat lamban. Maka nanti saat dirinya duduk di DPR RI, Rahmat mengatakan akan berjuang dengan maksimal sehingga anggaran untuk Labura bisa mendapat porsi yang memadai.
“Untuk mendapatkan alokasi anggaran tersebut, diperlukan ada lobby-lobby Politik. Hal ini akan lebih mudah dilakukan jika ada Anak Desa yang duduk di DPR RI. Dan peran itu akan lebih maksimal dilakukan mereka yang benar-benar merasakan bagaimana kondisi desa atau daerahnya,” jelas rahmat.

Apalagi, kondisi yang ada di Labuhanbatu Raya, terutama Labuhanbatu Utara sangat berbeda dengan kondisi di daerah lain, apalagilah di Pulau Jawa. “Kita melihat, umumnya kebijakan yang dibuat, mengambil sampel kondisi di Pulau Jawa. Padahal, real di lapangan sangat berbeda jauh,” bebernya.




