Beliau itu regenerasi muda Negeri Sada Kata, Malu kita jika peran dan Kehadiran Pemerintah tidak hadir dalam hal ini, sementara beberapa komponen masyarakat dan mungkin orang luar sudah bergerak turut menunjukkan kepeduliannya. jangan sampai nanti atas kejadian ini dan kita abai saja maka menjadi trauma dan ketakutan bagi anak negeri sada kata untuk menuntut ilmu keluar Negeri,
Tentu harus kita tunjukkan dukungan dan solidaritas tanda mekaum kita dalam hal seperti ini agar membangun rasa optimis anak negeri ini untuk fisabilillah didalam menuntut ilmu jauh keseluruh belahan dunia ini.
Perlu diketahui setelah kita komunikasi dengan sahabat kita Ustad Malim Sempurna seorang Pemuda berasal dari Subulussalam yang hari ini mendampingi Yusniati berobat di Kota Kairo Negara Mesir,

Bahwa kondisi Yusniati sudah ada perubahan sedikit membaik tetapi hari ini untuk biaya berobatnya masih terutang ratusan juta rupiah, bahkan sampai hari ini pihak keluarga tidak mampu membeli obat yang dibutuhkan Yusniati adalah IV IG, Obat ini diperlukan untuk syaraf dan penguatan pada paru-paru sesuai dengan penyampaian dokter yang menangani Yusniati,




