“Ya, itu sah saja, mereka bukan membawa nama Ikatan Alumni MAN Labuhanbatu, hanya saja sejumlah mahasiswa yang akan aksi adalah alumni di MAN. Kita juga sudah sarankan sebaiknya dilakukan mediasi terlebih dahulu sebelum dilakukan aksi tersebut,” himbau Jumain Hasibuan.
Sebelumnya, telah ditemukan preseden buruk di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Labuhanbatu. Pasalnya, Oknum Kepala Sekolah berinisial ‘AS’ telah melakukan dugaan Mark-Up pada DIPA sekolah dengan mengatas-namakan pembayaran Tes IQ untuk siswa baru.
Hal ini pun, termaktub jelas pada bukti pengeluaran kas sekolah untuk peserta didik baru TP.2022/2023 sebesar Rp. 23.040.000,- yang diterima oleh Yahdi Sukron selaku Direktur CV. Trijaya Anugrah, dengan nomor bukti 0092 tahun 2022.
Sementara, pembayaran Test IQ itu dibebankan kepada seluruh siswa sebagai pelajar tahun ajaran baru, dengan salah satu bukti fotokopi TANDA TERIMA DAFTAR ULANG PPDB MAN LABUHANBATU atas nama Adelia Pratiwi Harahap, nomor ujian: PPDB2022_391 sebesar Rp. 450.000,-




