Wartawan tetap menungu di luar ruangannya agar bisa bertemu dengan kepala dinas pertanian tersebut. Setelah kedatangan wartawan ada dua orang tamu yang ingin menjumpai Kadis Pertanian dan dipersilahkan masuk, sementara wartawan dibiarkan menunggu.
Selanjutnya Kepala Dinas makan bersama dengan tamunya dan kemudian menghabiskan waktu yang begitu lama seolah-olah tidak ada wartawan yang menunggu.
Para wartawan dan praktisi jurnalis sangat menyayangkan masih adanya pejabat publik yang tidak menghargai profesi wartawan yang menjalankan fungsinya memberikan informasi kepada masyarakat sebagai salah satu bagian dari suksesnya program keterbukaan informasi publik.(SAIFUL)




