Sultan Iskandar Muda juga dikenal sebagai raja yang adil, termasuk kepada keluarganya sendiri. Salah satu puteranya yang bernama Meurah Pupok dipancungnya di depan umum karena melakukan kesalahan yang berat.
Makam Murah Pupok berada di dalam kompleks KerKhoff Peutjoet.
Sampai sekarang Peristiwa itu menjadi ucapan kebanggaan orang Aceh: Adat Bak Po Temeuruhoom, Hukom Bak Syiah Kuala, yang artinya “Adat dipelihara Sultan, hukum adat pada Syiah Kuala”.
Syiah Kuala adalah nama lain dari Tengku Abdul Rauf As Singkili, seorang ulama besar Aceh abad ke-17 yang terkenal ahli di bidang ilmu hukum dan keagaaman.
Inilah cerita makam Raja Aceh Sultan Iskandar Muda di Banda Aceh, ucap Maulana Rafif, kepada Media ini.( Wiwin Hendra)




