Aktifitas Posyandu yang melibatkan para ibu PKK sebagai kader kesehatan rutin diadakan di Gampong Paya Bujok Beuramo, Kecamatan Langsa Baru sebagai wujud dari komitmen pemerintah meningkatkan taraf kesehatan masyarakat. Selain untuk ibu hamil Posyandu ini juga diadakan untuk anak-anak yang dimulai dari umur 12-59 bulan, yang terkhusus untuk Imunisasi, Polio dan juga DPT, HB. Selain itu ada juga untuk anak-anak yang dimulai dari 9 bulan-15 tahun dan selain itu ada juga untuk remaja yang dimulai dari umur 10-18 tahun.
Peran kader kesehatan sangat penting untuk mendorong literasi kesehatan masyarakat. Karena banyak anggota masyarakat masih mengabaikan persoalan kesehatan sehingga masih ditemukan kasus anak yang belum cukup gizi yang berdampak pada kasus stunting. Maka mengetahui penting sekali peran kader kesehatan untuk menyampaikan informasi gizi untuk ibu hamil dan anak balita. Selanjutnya melalui kader kesehatan juga disampaikan yang tidak boleh dikonsumsi oleh ibu selama masa kehamilan. Misalnya makan bakso bagi ibu ibu yang sedang mengandung sangat beresiko bagi kesehatan ibu dan bayi. Ada benarnya bahwa bakso itu makanan yang begitu enak sehingga banyak ibu-ibu, anak-anak dan para remaja yang menyukai bakso, mungkin dari mereka kurang mengatahui efek dari bakso tersebut. Bahaya dari makan bakso salah satu nya menyebabkan kanker tatkala bakso enak tersebut diolah menggunakan bahan borak ataupun formalin bisa memberikan efek kerusakan sel didalam DNA secara tidak langsung bisa menumbuhkan sel kanker didalam tubuh.
Selain itu juga dapat menyebabkan gangguan usus, dan naiknya asam lambung. Dan untuk ibu hamil muda yang bisa saja keguguran apabila memakan bakso setiap harinya, karena bakso yang olahannya memasukkan cuka, bahan penyedap lainnya yang berpotensi merusak organ tubuh janin yang baru saja terbentuk. Dengan adanya program posyandu yang melibatkan kader kesehatan telah ikut memberikan kesadaran bagi masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang sehat bagi wanita yang sedang hamil muda. “Kita tidak tau apa saja bahan-bahan yang dimasukkan ke dalam bakso tersebut, bisa saja itu bahan-bahan yang berbahaya untuk tubuh kita” ujar Nur Akmaliah salah seorang bidan desa gampong Paya Bujok Beuramo. Sebagaimana pribahasa bahwa mencegah lebih baik dari pada mengobati. Salah satunya dengan menjaga pola makan yang tidak berlebihan.




