“Pertemuan para pemimpin negara khususnya yang berkonflik politik seperti China, Amerika ataupun Rusia, Ukraina dan negara lain diharapkan terjadi, agar dapat berkomunikasi langsung dan melahirkan perdamaian dunia tanpa intrik dan perang,” urainya.
Disisi lain, tokoh pemuda Labuhanbatu ini meminta kepada seluruh pemuda di Indonesia, untuk dapat mendukung suksesi pelaksanaan G20 di Bali mendatang, dengan turut memelihara ketertiban dan keamanan di masyarakat.
“Sudah saatnya pemuda bangkit, dan G20 adalah momentum pemuda untuk mempertontonkan bahwa Indonesia adalah Negara yang cinta damai,” tutupnya.
(Cip_JP)




