“Sementara Hasbi abu bakar ketua persatuan wartawan online (PWO) juga berharap agar lembaga DPRK Aceh Timur untuk transparan dan terbuka bagi publik.
Lanjutnya Hasbi juga mengatakan, apakah sebatas dengan adanya kejadian baru ada ngopi bareng dan kerja sama,ini harus di perhatikan oleh DPRK Aceh Timur.
“Kami selaku awak media yang juga pengontrol sosial Berharap kepada ketua DPRK berupaya untuk memperhatikan media sebagai mitra pemerintah.pungkas Hasbi.
Saat media ini mengkonfirmasi ketua DPRK Aceh Timur melalui sekwan lewat pesan WhatsApp mengatakan,Perihal dana publikasi yang dijanjikan oleh wakil ketua I dan II kami telah beberapa kali melakukan komunikasi perihal tersebut, berhubung dalam perubahan anggaran 2022 belum mendapat kuncuran dana tambahan maka dana publikasi tersebut belum dapat direalisasikan.
Lanjutnya sekwan, namun akan diupayakan pada tahun anggaran 2023.pungkasnya.(Wiwin Hendra).




