“Audit kasus stunting tak bisa disepelekan, berbagai upaya di dalamnya yang diintegrasikan dengan data. Selain itu kerja sama yang terjalin antar semua pihak harus dijalankan sungguh-sungguh agar tidak ada lahirnya stunting baru di OKI”, kata Lubis. Selasa, (4/10/2022)
Lubis menambahkan bahwa tidak semua yang pendek itu stunting tetapi yang stunting otomatis memiliki postur tubuh yang pendek.
“Selain membantu menyeleksi kasus stunting, audit kasus stunting juga dapat membuka jalur konsultasi dan koordinasi antarunsur pengambilan kebijakan, pelaksana program dan kegiatan bersama para pakar”, imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKN Provinsi Sumatera Selatan melalui Sub Koordinator Jalur Wilayah dan Sasaran Khusus dr. Ahmad Maskur mengatakan audit stunting ini adalah proses untuk memastikan pembangunan kualitas sumber daya manusia dalam 50 tahun mendatang.
“Jika gagal tumbuh 100 orang itu artinya akan ada kehilangan 200 generasi dalam proses pembangunan. Maka dari itu, upaya percepatan penurunan stunting ini harus dilakukan dengan penuh kesungguhan”, kata Maskur.




