“Kita akan fasilitasi penyampaian aspirasi ini. Penyesuaian harga BBM dan antre yang panjang ini tentu dirasakan pelanggan juga,” ujarnya.
Terkait pemberian Bansos, dia juga berjanji akan melakukan cross check terlebih dahulu sebagai evaluasi. Dimana, Pemprov memberikan bantuan kepada yang bersifat profesi tertentu atas usulan dari organisasinya. Oleh sebab itu, HD minta agar komunitas Ojol memberikan data yang akurat terkait organisasi dan anggotanya secara langsung.
Gubernur juga berencana, untuk berudiensi bersama para aplikator untuk mengetahui mekanisme penetapan tarif ojol, serta melakukan koordinasi penetapan tarif berdasarkan peraturan Kemenhub.

“Saya sangat menyambut baik audiensi ini, pertemuan ini sangat produktif. Saya juga berterima kasih, bahwa driver ojol sangat membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran,” pungkasnya.
Turut hadir, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel, Dharma Budhy, Kadishub Sumsel, Arinarsa, Karo Umum dan Perlengkapan Sumsel Sandi Pahlevi.




