Dia juga mengungkapkan, di saat unjuk rasa hampir bubar, sempat terjadi aksi dorong pagar dan pelemparan petugas dengan botol minuman, bahkan ada aksi bakar ban karena belum ada perwakilan yang menemui mereka.

Namun, hal tersebut dapat diredam oleh petugas, hingga perwakilan DPRA yang dipimpin Wakil Ketua II DPRA Hendra Budian menemui massa. Setelah memberikan respon atas aksi massa tersebut, perwakilan DPRA disodorkan surat petisi untuk ditandatangani bersama.
“Menjelang magrib aksi unjuk rasa selesai dan mereka membubarkan diri dengan tertib,” timpalnya.
(Wiwin Hendra)




