Sementara ketua adat Labuhanbatu Tengku Rizwan menyebutkan, kehadiran Forum Pembauran Kebangsaan dilabuhanbatu merupakan cara yang tepat untuk menyatukan masyarakat yang majemuk dilabuhanbatu dalam satuan yang bersifat kekeluargaan dan gotong royong sehingga dapat menciptakan suasana kondusif, tentram dan tertib sehingga terwujud masyarakat Labuhanbatu yang berkarakter maju dan sejahtera.
Hadir mengikuti rangkaian kegiatan dimaksud, Staf Ahli Bupati Labuhanbatu Ir.H.Jumingan, Kadispora Labuhanbatu Hulwi,SE, Sekjen Kesbangpol Nurdin Edi F, Camat Rantau Utara M.Nafsir Rambe, para Ketua Etnis dan tamu undangan.
Adapun 12 etnis dimaksud ialah etnis Tapanuli Selatan, Batak Simalungun, Pakpak Dairi, Sunda, Karo, Melayu, Minang, Nias, Aceh, Batak Toba, Tionghoa, Jawa.
Sosialisasi yang diikuti 60 orang peserta tersebut menyajikan tiga narasumber yakni Dedi Azhari,S,Sos, H.Partahian Rambe,S,PD, K.Amri,S,P dan dirangkai dengan penyerahan sertifikat dan buku empat pilar etnis. (Rahmad)




