Ketika dilakukan pemeriksaan rutin oleh Tim Pengawasan Internal (SPI) dengan menghitung jumlah fisik Marhun Rahn dengan cara mencocokkan nomor kantong marhun dengan nomor pada data Rahn diketahui bahwa terdapat jumlah fisik marhun Rahn yang tidak sesuai dengan data.
Bahwa akibat terjadinya kredit gadai fiktif tersebut Unit Pelayanan Syariah (UPS) Idi, Kantor Cabang Syariah PT. Pegadaian Langsa, Aceh mengalami kerugian sebesar Rp.1.918.779.800,-.dan keterangan ini di ambil dari Kasi pidsus,dan kasi intel kejaksaan Negeri idi Aceh Timur. (Wartawan Wiwin Hendra)




