Sebagai santri harus bersyukur bisa mondok disini dengan fasilitas sangat lengkap dan keadaan yang bagus. Kondisi ini berbeda dengan saya ketika dipesantren fasilitas ala kadarnya dan sekolah harus meluangkan waktu, pernah seminggu 4 hari kerja/nguli dan 3 hari belajar semata mata demi mencukupi kebutuhan sekolah dan hidup.
Oleh karena itu anak anak santri hendaklah semakin semangat belajar sebagai rasa syukur. “Lainsyakartum laazidannaakum walainkafartum Inna adzabi lasyadid” dan “waammaa binikmati rabbika fahaddist” bersyukur akan bertambah nikmat kalo kufur/ingkar sesungguhnya adzab Allah sangat pedih. Oleh karenanya atas nikmat Allah agar dinyatakan. Selanjutnya anak anak rajinlah belajar, carilah ilmu yang barokah dengan mencintai orangtuanya, ustad-ustadzah dan guru gurunya,” pungkas Dandim.
Hadir dalam kegiatan tersebut para Perwira Staf Kodim 0104/Atim, Daramil 11/brb Kapten Czi Karsono, Ketua Pengurus Yayasan Dar Faqih Qur’ani Tgk.Dr.H.Awwaluz Zikri Zaliani, Lc.MA., Ketua Pembina yayasan pesantren Dar Faqih Qur’ani H. Sopyan Pakeh.
(Wartawan Wiwin Hendra)




