Bertepatan dengan momen kemerdekaan, Wabup Insyafuddin mengajak para guru dan hadirin untuk mengisi kemerdekaan dengan tugas pokok masing-masing.
“Isilah kemerdekaan dengan memaksimalkan kerja Kita untuk membangun. Pejuang dulu merebut kemerdekaan dengan susah payah, penuh keringat, darah dan air mata”, sampainya.
Kepala SLB Aceh Tamiang, Muttaqin mewakili para guru sangat berterima kasih atas dukungan Pemerintah Aceh Tamiang selama ini, diantaranya adanya beasiswa biaya hidup yang disalurkan melalui Baitul Mal.
Tidak hanya itu, saat Hari Disabilitas Internasional 2021, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Wakil Bupati telah menyalurkan dana CSR untuk pengembangan SLB di beberapa wilayah (red- Kec. Seruway dan Manyak Payed) dan pengadaan alat musim.
“Dana CSR yang Bapak berikan sebesar 50 juta yang diberikan telah Kami gunakan untuk pengadaan alat musik dan pengembangan sekolah”, terang Muttaqin.
Ia juga berujar, dua orang siswa berprestasinya akan mengikuti Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Agustus ini mewakili Provinsi Aceh, mereka ialah Imam dengan katagori menyanyi solo dan Abdullah Mubaraq pada kategori IT tunanetra (komik strip).




