Serangkaian dengan itu pula, Kapten Inf Sofyan Sukri, berharap dengan dibentuknya kampung Pancasila ini, dapat memberi output yang menyasar di berbagai bidang, baik dari segi keamanan maupun ketertiban. Seperti, akan kembali mengaktifkan pos kamling, dan juga dapat berfokus kepada antisipasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Menanggapi dicanangkannya Kampung Pancasila inipun, Tokoh masyarakat, H. Zulkarnaen Batubara, atas nama masyarakat Pulo Jantan, menyikapi antusias dan menyambut baik program tersebut.
“Desa ini adalah termasuk desa terbaik ketiga tingkat provinsi Sumut. Mungkin, itu adalah salah satu penilaian terhadap desa kita kini menjadi percontohan Kampung Pancasila. mudah-mudahan dengan adanya program positif ini, situasi daerah kita menjadi lebih baik lagi kedepan,” harapnya.
Kembali dia menyampaikan, atas nama masyarakat, konsentrasi ‘Kampung Pancasila’ merupakan salah satu indikator penguatan ideologi generasi muda dimasa mendatang.
“Hari ini, Desa Pulo Jantan sebagai pemegang estafet kampung Pancasila, agar terwujudnya masyarakat desa yang Madani dan mempunyai nilai toleransi yang tinggi. Mari kita bekerja sama, dalam menjaga dan membangun daerah dan tetap berpedoman dan berlandaskan Pancasila,” himbaunya.



