Plt Kepala Dinas P3A Kabupaten Labuhanbatu Hj.Tuti Noprida Ritonga, S,s,i , Apt.M.M, pada kesempatan tersebut menyampaikan materi terkait pencapaian indikator pengarustamaan gender.
“Apa itu gender” , Menurut Tuti, gender adalah perbedaan peran fungsi dan tanggung jawab yang bisa diubah dengan strategi pengarusutamaan gender atau sosial budaya.
Poin poin angka responsif gender yaitu anggaran yang merespon setiap kebutuhan permasalahan aspirasi dan pengalaman baik kepada perempuan dan laki-laki.
Keberhasilan suatu daerah dalam pembangunan daerah adalah bahwa anggaran tersebut sudah responsif gender yang dimanfaatkan seimbang baik kepada laki-laki maupun kepada perempuan.ucap Tuti.
Disampaikannya, bahwa dalam pertemuan beberapa waktu lalu, Bupati Labuhanbatu dr.Erik Adtrada Ritonga, MKM, meminta kepada seluruh OPD yang ada dikabupaten Labuhanbatu agar bekerjasama untuk meningkatkan capaian kategori penilaian KLA dari tingkat Pratama ke Nadya.
” Ini bukan tugas Dinas P3A saja untuk meningkatkan capaian, namun tugas kita bersama, karena semua format ada di setiap OPD” ucap Tuti.




