Rapat tersebut berisi bagaimana cara mengatasi kemungkinan besar adanya PMK dan mengawasi penyebaran hewan ternak.
Selain itu, menjelang idul Adha ini, pemerintah harus memberikan pengawasan yang ketat dengan beredarnya hewan calon kurban dengan melakukan isolasi.
Sekdakab Labuhanbatu Ir.Muhammad Yusuf Siagian, MMA, menegaskan seluruh instansi terkait untuk melakukan mufakat atau kordinasi satukan suara mengatasi PMK ini.
” Kordinasi yang benar agar bisa teratasi dengan baik” ucapnya.
Sementara Kaban BPBD Labuhanbatu Drs.Darwis Yusma, M.Ap, menyampaikan, untuk dikabupaten Labuhanbatu masih dalam status aman, ” kita sudah berkoordinasi dengan PPL peternakan disetiap kecamatan, bahwa dilabuhanbatu masih dalam keadaan aman dan zona hijau”.
Kita juga suda memberikan himbauan kepada masyarakat melalui media dan juga radio akan keberadaan penyakit ini. untuk peternak yang ada dilabuhanbatu agar melakukan pemeriksaan kesehatan ternaknya, ujarnya.
Rakor dimaksud diikuti seluruh jajaran forkopimda se- Indonesia, baik Kapolda, Gubernur, Walikota, Bupati maupun yang mewakili.sedangkan dikabupaten Labuhanbatu diikuti oleh Sekdakab Labuhanbatu Ir.Muhammad Yusuf Siagian, MMA, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Drs, H, Sarimpunan Ritonga, M.Pd, Kaban BPBD Labuhanbatu Drs. Darwin Yusma M.Ap, beserta staf fungsional. (Rahmat)




