“Permasalahan masyarakat yang hidup diperairan salah satunya soal transportasi karena belum memiliki jalan darat yang memadai, belum lagi ongkos angkutan sungai (speedboat) yang mahal sehingga menyulitkan warga jika akan dirujuk ke rumah sakit di Palembang” terang dia.
Atas kejadian itu, ceritanya jajaran polsek Air Sugihan di dukung pihak kecamatan, puskesmas, kepala desa, tokoh masyarakat dan perusahaan sekitar bermufakat mencari jalan keluar mengurangi kesulitan warga.
“Kita terpikir bagaimana membantu masyarakat sekitar dengan transportasi air semacam ambulans terapung. Jadi jika ada keadaan darurat bisa membantu masyakat berobat ke rumah sakit.
Berbekal uang urunan dari anggota Polsek yang menyisihkan gaji serta bantuan dari beberapa pihak. Kapolsek bersama Kanit Reskrim Air Sugihan itu berinisiatif memodifikasi speed boat milik polsek yang biasanya digunakan untuk patroli keamanan, dimodifikasi agar bisa membantu layanan kesehatan layaknya ambulan terapung.
“Memang tidak sedikit biayanya tapi berkat keikhlasan para anggota yang bersedia sisihkan gaji mereka juga dukungan pihak yang peduli, kita modifikasi speed boat nya bukan hanya untuk patroli keamanan juga disediakan tempat tidur serta sarana medis standar sehingga bisa digunakan sebagai ambulans terapung” terang Rio.




