Selain itu, Bupati Dodi juga berani menyelasaikan permasalahan tanah yang bisa dipenuhi berdasarkan kebijakan Pemkab Muba.
“Tapi untuk sekarang ini, ketika harga turun harga pupuk naik, petani kesulitan memenuhi syarat administrasi PSR,” tegas Purwanto.
Menurutnya, hilirisasi sawit yang bekerjasama antara BPKD PKS dan ITB sangat baik karena telah menghasilkan bensin sawit, avtur dan bio diesel.
Hal ini merupakan langkah yang sangat visioner ke depan, bukan hanya untuk Indoensia saja tetap juga seluruh dunia. Dimana hal ini jawaban terhadap kampanye hitam yang dilakukan oleh negara-negara eropa.
“Replanting sawit bisa dilaksanakan karena Bupatinya kuatnya keinginan petani sawit sejahtera,” tuturnya.
Bahkan Menteri Pertanian, Dr Syahrul Yasin Limpo SH MSi MH memuji program unggulan dari Kabupaten Muba tersebut.
Menurut Mentan, apa yang sudah di inisiasi Kabupaten Musi Banyuasin dapat ditiru secara serius oleh daerah lain dengan mayoritas penghidupan masyarakatnya berbasis perkebunan kelapa sawit.




