Pemasaran jamur tiram ini dilakukan secara media online, mulut ke mulut, komoditi jamur, maupun pasar modern seperti Suzuya, indomaret, alfamart dan restoran. Saat ini permintaan pasar belum mampu dipenuhi sehingga membuka peluang besar kelayakan usaha bagi Petani budidaya jamur tiram.
Jamur tiram juga dapat dijadikan aneka menu makanan olahan seperti jamur Krispy, kerupuk jamur, bakso jamur, sate jamur, rendang jamur, dan kaldu jamur, tambah Safwandi.
Pelatihan ini, mengajak para petani millenial untuk semangat dan tekun dalam meningkatkan usaha di bidang pertanian, ungkap Benni Baihaqi, SP. Yang juga merupakan Ketua Umum Petani Millenial Aceh
Peserta pelatihan sangat antusias dalam mengikuti pelatihan yang diberikan, karena ini merupakan ilmu baru bagi mereka meskipun sebenarnya sudah pernah mendengarnya namun tidak pernah mempraktekkannya.
Bapak Saifuddin merupakan salah satu peserta pelatihan mengharapkan kegiatan ini sangat bermanfaat sehingga diharapkan kepada Distanbun Aceh dapat dilanjutkan masa yang akan datang sehingga ada berkelanjutan dan peserta menjadi lebih paham bagaimana cara membudidaya dan pengelolaan jamur tiram ini. Kami sangat bangga dan bersyukur bisa mendapatkan ilmu teknik budidaya dan pengelolaan jamur tiram ini.




