Untuk memperoleh informasi yang nantinya digunakan dalam menentukan Desa locustanting tahun 2022 hingga 2024 secara tepat maka perlu dilakukan kegiatan pertemuan rencana aksi daerah dalam analisis situasi program stunting tingkat kabupaten. Di mana hasil kegiatan ini nantinya dapat digunakan sebagai landasan pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah dalam menentukan arah kebijakan dalam penurunan jumlah stunting di Kabupaten Labuhanbatu. Pungkas Friska.
Diikuti sekitar 30 peserta, pertemuan rencana aksi daerah dalam analisis program stunting tingkat kabupaten tersebut diisi dengan pemaparan program dan penyampaian materi oleh Kaban Bappeda Labuhanbatu Hobbol Z Rangkuti dan narasumber dari Tim Bina Bangun Daerah Regional I provinsi Sumut Rizal Efendi serta penyampaian materi 100 hari kehidupan oleh Ketua TP.PKK Labuhanbatu dr.Hj.Maya Hasmita, Sp,OG,MKM
Selain dihadiri Wakil Bupati Labuhanbatu Hj.Ellya Rosa Siregar,S.pd, pertemuan rencana aksi tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu H.Kamal Ilham, SKM, MM, Kaban Bappeda Hobol Z Rangkuti, Ketua Tim Penggerak PKK dr.Hj.Maya Hasmita, S.POG, MKM, Narasumber Tim Bina Bangun Daerah Regional I Rizal Efendi, perwakilan kepala OPD dan ketua PKK dari setiap Kecamatan se-kabupaten Labuhanbatu. (Rahmat)




