Permasalahan Stunting tidak bisa hanya diselesaikan melalui program gizi saja tapi harus terintegrasi dengan program lainnya. kompleksnya masalah stunting dan banyaknya stakeholder yang terkait dalam intervensi gizi spesifik dan sensitif memerlukan pelaksanaan yang dilakukan secara terkoordinir dan terpadu kepada sasaran prioritas.
Penyelenggaraan intervensi gizi spesifik dan sensitif secara konvergen dilakukan dengan mengintegrasikan dan menerapkan berbagai sumber daya untuk mencapai tujuan pencegahan stunting. Dalam pelaksanaannya upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting dilakukan mulai dari tahap perencanaan dan penganggaran pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi.
Ada delapan tahapan aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting yaitu aksi 1 yang melakukan identifikasi sebaran stunting, kesediaan program, dan kendala dalam pelaksanaan interpretasi gizi yang sedang kita laksanakan hari ini.
Dijelaskan Friska, berdasarkan hasil riset survei status gizi Indonesia yang dilakukan badan penelitian dan pengembangan kesehatan kementerian Kesehatan telah memberikan gambaran status gizi balita di setiap kabupaten kota. Hasil SSGI tahun 2021 angka stunting secara nasional mengalami penurunan sebesar 1,6% per tahun dari 27,7% tahun 2019 menjadi 24,4% tahun 2001, dan di wilayah Kabupaten Labuhanbatu hasil riset ssgi tahun 2021 sebesar 27%.




