“Kita tidak boleh tergantung hanya kepada satu sektor sumber ekonomi, yang selama ini bergantung kepada hasil sawit. Kita harus berfikir bagaimana cara ekonomi bisa berkembang”, kata Mursil.
Lebih lagi, Mursil menyebutkan bahwa saat ini Pemkab Aceh Tamiang sedang mengembangkan potensi ekonomi dengan peningkatan produksi minyak nilam, budidaya udang vaname dan baru saja mulai merambah di bidang tenun kain songket.
“Untuk itu, setiap datok tolong bangun dan berdayakan BUMKnya. Saya siap mendukung dan membantu melobby pihak-pihat terkait jika dibutuhkan”, ucap Mursil dengan penuh antusias.
Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Aceh Tamiang, Tengku Insyafuddin, ST., mengatakan bahwa sektor pertanian menjadi penopang perekonomian pasca pandemi Covid-19. Hal itu sesuai dengan pernyataan Menteri Pertanian saat berkunjung di Aceh Tamiang pada Kamis, 12 Mei lalu.
Oleh karena itu, Wabup Insyafuddin menghimbau para Datok untuk mengajak masyarakatnya memanfaatkan lahan kosong guna meningkatkan perekonomian warga.




