Perubahan positif di lingkungan belajar sekolah merupakan tanda keberhasilan dari program Pendidikan Guru Penggerak serta kerjasama berbagai pihak. Seorang CGP harus mampu membawa perubahan baik tidak hanya untuk dirinya dan kelasnya saja, tetapi juga harus berdampak bagi keseluruhan lingkungan belajar di sekolah yang tentu saja mencakup siswa, rekan sejawat, Kepala sekolah, komunitas praktisi, dan ekosistem belajar di sekolah.jelas Bupati.
Disisi yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Asrol Aziz Lubis, SE, M.Ap, menyampaikan, lokakarya merupakan agenda rutin atau bulanan dari program pendidikan guru penggerak, namun lokakarya 7 merupakan momen istimewa dikarenakan pada kegiatan ini seluruh calon guru penggerak akan menggelar produk aksi nyata mereka atau hasil praktik baik yang mereka lakukan selama 7 bulan mengikuti pendidikan guru penggerak.
Dijelaskan Asrol, pendidikan guru penggerak atau PGP adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru-guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini ini meliputi pelatihan daring, lokakarya, konferensi dan pendampingan selama 9 bulan bagi calon guru penggerak.




